Connect with us

Berita

PT Pertamina EP Papua Field Sikapi Aksi Pemalangan Yang Dilakukan Kepala Suku Besar Moi Raya

Published

on

Silahkan share ke:

CE|Kota Sorong- Menyikapi pemalangan yang dilakukan krpala suku besar Moi Sorong Raya terhadap area kantor, Papua Field, PT Pertamina EP Papua Field menegaskan sangat menghormati hak masyarakat adat dalam menyampaikan aspirasi. 

Perusahaan juga memahami bahwa keberadaan dan keberlangsungan kegiatan operasi di wilayah kerja tidak terlepas dari hubungan yang baik, komunikasi yang terbuka, serta penghormatan terhadap nilai-nilai sosial, budaya, dan adat masyarakat setempat.

Field Manager Papua Field, Ardi, menyampaikan bahwa Pertamina EP senantiasa mengedepankan komunikasi dan dialog dalam membangun hubungan yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat adat.

Menurut Ardi, komunikasi dan dialog merupakan langkah penting untuk membangun pemahaman bersama dan mencari solusi atas setiap persoalan yang berkembang.

Ia menambahkan, Pertamina EP Papua Field terbuka untuk melakukan komunikasi dengan perwakilan masyarakat adat melalui mekanisme yang baik dan konstruktif, dengan tetap memerhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, prosedur perusahaan, serta kepentingan seluruh pihak.

Ardi menyebut, Pertamina EP pada prinsipnya memenuhi hak masyarakat sepanjang hak tersebut dapat dibuktikan berdasarkan dokumen dan ketentuan yang sah serta diproses melalui mekanisme yang berlaku.

Ia juga menyebut bahwa Pertamina EP berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam hal pemenuhan hak-hak masyarakat yang memang menjadi kewajiban perusahaan. 

” Sebagai bagian dari perusahaan negara, setiap penggunaan anggaran harus dilaksanakan secara tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Ardi. 

Lebih lanjut dikatakan Ardi bahwa ketepatan dalam proses pembayaran merupakan hal penting untuk memastikan hak masyarakat benar-benar diberikan kepada pihak yang berhak. 

Hal tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga penggunaan anggaran negara agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian bagi negara maupun masyarakat.

Ardi mempersilahkan adat untuk membuktikan jika terdapat hak masyarakat belum dibayar. Tentunya hak tersebut dapat dibuktikan melalui dokumen yang sah, Ia memastikan bahwa Pertamina EP tidak akan menahan atau mengabaikan hak tersebut. 

” Yang menjadi prinsip kami adalah seluruh proses harus memenuhi aturan, prosedur, dan mekanisme yang berlaku, sehingga hak masyarakat dapat dipenuhi secara tepat sekaligus memastikan kepentingan negara tetap terlindungi,” ujarnya. 

Ardi juga memastikan bahwa perusahaan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait agar setiap aspirasi yang disampaikan dapat dipahami dan ditindaklanjuti secara tepat berdasarkan fakta, dokumen, serta ketentuan yang berlaku.

Ia menekankan, sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan, Pertamina EP Papua Field berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat adat dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah operasi. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan perusahaan. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *