Connect with us

Berita

Bank Papua Hadirkan Money Changer di Sorong dan Waisai, 1.700 Lansia Raja Ampat Siap Terima Program ORISUN

Published

on

Silahkan share ke:

CENDRAWASIHEKSPRES.COM, RAJA AMPAT – Bank Papua menghadirkan layanan penukaran mata uang asing atau money changer di Kota Sorong dan Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, untuk mempermudah transaksi wisatawan mancanegara. Pada saat yang sama, Program Perlindungan Sosial Lanjut Usia ORISUN Tahun 2026 juga disiapkan untuk menjangkau lebih dari 1.700 orang lanjut usia (lansia) Orang Asli Papua (OAP) di 24 distrik di Raja Ampat.

Peluncuran layanan money changer dan seremoni penyaluran bantuan serta pelepasan tim penyalur ORISUN berlangsung pada Kamis (15/10/2026), di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), bertepatan dengan pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, Direktur Utama PT Bank Papua Yuliana D. Yembise, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Wakil Bupati Mansyur Syahdan, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.

Dalam peluncuran layanan penukaran mata uang asing, Ahmad Nausrau melakukan transaksi perdana di stan Bank Papua Cabang Waisai sebagai tanda dimulainya layanan tersebut.

Ahmad Nausrau mengapresiasi kehadiran fasilitas penukaran mata uang asing di Sorong dan Waisai. Menurutnya, layanan tersebut dibutuhkan untuk mendukung aktivitas wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Papua Barat Daya, khususnya Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.

“Kita berharap layanan ini dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada wisatawan asing yang berkunjung ke Papua Barat Daya, khususnya di Kota Sorong dan Raja Ampat,” demikian harapan Ahmad Nausrau.

Kota Sorong merupakan salah satu pintu masuk wisatawan menuju Papua Barat Daya, sedangkan Waisai menjadi pusat aktivitas dan akses menuju berbagai destinasi wisata di Raja Ampat. Kehadiran layanan money changer di kedua wilayah itu diharapkan mempermudah wisatawan menukarkan mata uang asing ke rupiah untuk memenuhi kebutuhan transportasi, penginapan, kuliner, hingga perjalanan wisata.

Selain mendukung sektor pariwisata, fasilitas tersebut juga diharapkan memperkuat peran perbankan daerah dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

ORISUN Sasar Lebih dari 1.700 Lansia

Di sisi lain, Bank Papua turut mendukung rangkaian kegiatan penyaluran bantuan Program ORISUN 2026, yang merupakan program perlindungan sosial Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bagi Orang Asli Papua berusia 65 tahun ke atas.

Direktur Utama PT Bank Papua Yuliana D. Yembise didampingi sejumlah pimpinan Direksi Bank Papua menghadiri agenda penyaluran bantuan dan pelepasan tim penyalur program tersebut.

ORISUN merupakan singkatan dari “Orang Raja Ampat Hidup Sejahtera di Usia Senja.” Program ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Raja Ampat yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus).

Pada 2026, program tersebut direncanakan menjangkau lebih dari 1.700 lansia OAP yang tersebar di 24 distrik. Penyaluran manfaat dilakukan secara bertahap melalui tim penyalur yang dilepas dalam seremoni di Pantai WTC.

Di bawah kepemimpinan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam bersama Wakil Bupati Mansyur Syahdan, ORISUN diarahkan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat asli Papua yang telah memasuki usia lanjut.

Program ini tidak hanya berkaitan dengan penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perlindungan sosial bagi para orang tua yang telah berkontribusi bagi keluarga, kampung, dan kehidupan masyarakat Raja Ampat.

Melalui ORISUN, pemerintah daerah berharap para lansia memperoleh perhatian dan dukungan yang layak agar dapat menjalani masa tua dengan lebih sejahtera.

Festival Pesona Raja Ampat Perkuat Promosi Wisata

Peluncuran money changer dan seremoni ORISUN dilaksanakan dalam rangkaian pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026 di Pantai WTC. Festival tersebut mengusung tema “Harmoni Bahari dan Budaya Maritim” sebagai upaya memperkenalkan kekayaan alam, budaya, serta potensi wisata Raja Ampat kepada wisatawan domestik dan mancanegara.

Kehadiran layanan penukaran mata uang asing menjadi bagian dari dukungan fasilitas transaksi bagi pengunjung internasional, sementara ORISUN membawa perhatian pada kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya kelompok lanjut usia.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Raja Ampat tidak hanya memperkuat promosi pariwisata, tetapi juga menampilkan upaya pelayanan ekonomi dan perlindungan sosial bagi masyarakatnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *