Berita
Ribuan Lansia OAP Raja Ampat Jadi Sasaran ORISUN 2026, Tim Penyalur Resmi Dilepas

CENDRAWASIHEKSPRES.COM, RAJA AMPAT – Sekitar 1.700 lanjut usia (lansia) Orang Asli Papua (OAP) berusia 65 tahun ke atas di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, menjadi sasaran Program Perlindungan Sosial ORISUN (Orang Raja Ampat Hidup Sejahtera di Usia Senja) Tahun 2026.
Komitmen tersebut ditandai dengan seremoni penyaluran bantuan dan pelepasan tim penyalur ORISUN di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan pembukaan Festival Pesona Raja Ampat 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyaksikan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan lansia. Hadir pula Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Wakil Bupati Mansyur Syahdan, serta sejumlah undangan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian PPN/Bappenas, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pelepasan tim penyalur ini menjadi tanda dimulainya tahapan penyaluran bantuan bagi para lansia yang tersebar di 24 distrik di Kabupaten Raja Ampat.
Dana Otsus untuk Kesejahteraan Lansia
Program ORISUN merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di bawah kepemimpinan Bupati Orideko Iriano Burdam bersama Wakil Bupati Mansyur Syahdan.
Program ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Raja Ampat yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat asli Papua yang telah memasuki usia lanjut.
ORISUN tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya perhatian dan penghormatan terhadap para orang tua yang telah berkontribusi bagi keluarga, kampung, serta kehidupan sosial masyarakat Raja Ampat.
Para lansia merupakan bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat. Mereka turut menjaga adat istiadat, mewariskan kearifan lokal, serta meneruskan nilai-nilai kehidupan kepada generasi berikutnya.
Karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan lansia menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah, terutama untuk membantu mereka menjalani masa tua secara lebih layak dan bermartabat.
Gandeng Bank Papua, Penyaluran Didorong Transparan
Untuk mendukung pelaksanaan program, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menjalin kolaborasi dengan Kementerian PPN/Bappenas, Program SKALA Provinsi Papua Barat Daya, serta PT Bank Pembangunan Daerah Papua atau Bank Papua.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung penyaluran bantuan agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sekaligus membantu menjangkau para penerima manfaat yang tersebar di berbagai distrik.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dan Bank Papua.
Kesepakatan tersebut ditandatangani Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam bersama Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, di Vega Prime Hotel Sorong, Sabtu (29/8/2026), bertepatan dengan kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah Papua.
Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, yang tiba di Raja Ampat Rabu (14/10/2026), didampingi sejumlah Direksi Bank Papua dan Pegawai Bank Papua Cabang Sorong dan Raja Ampat turut menghadiri rangkaian kegiatan ORISUN di Raja Ampat.
Dengan dukungan lintas lembaga tersebut, penyaluran bantuan diharapkan berjalan secara bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan dan menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria penerima manfaat.
Menjangkau 24 Distrik, Membawa Harapan bagi Orang Tua
Sebanyak lebih dari 1.700 lansia di 24 distrik menjadi sasaran program ORISUN Tahun 2026. Pelepasan tim penyalur menjadi langkah awal untuk menjangkau para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Raja Ampat.
Pemerintah daerah berharap program ini dapat memperkuat perlindungan sosial sekaligus menghadirkan perhatian yang lebih nyata bagi para lansia OAP.
Melalui semangat Orang Raja Ampat Hidup Sejahtera di Usia Senja, ORISUN diharapkan menjadi bagian dari upaya memastikan para orang tua tetap memperoleh perhatian dan penghormatan yang layak atas kontribusi mereka bagi keluarga dan masyarakat.
Penyaluran bantuan selanjutnya diharapkan berlangsung sesuai tahapan dan ketentuan program, dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparansi, serta akuntabilitas.