Berita
Abas Kalami Jembatani Penyaluran Bantuan Sembako Pemerintah Pusat Bagi Warga Terdampak Kebakaran Klademak Pantai

CE|Sorong — Tokoh Muslim Suku Moi/MMP, Abas Kalami, mengambil peran dalam penyaluran bantuan sembako dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat terdampak bencana kebakaran di Klademak Pantai, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (14/8/2026).
Penyaluran bantuan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 hingga 11.10 WIT tersebut dihadiri sekitar 25 orang. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua RT setempat dan dilanjutkan dengan penyampaian Abas Kalami kepada masyarakat penerima bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Abas Kalami mengajak masyarakat untuk bersyukur atas perhatian Pemerintah Pusat kepada warga yang sedang menghadapi kondisi pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terdampak.
“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga yang sedang menghadapi dampak akibat musibah kebakaran,” demikian pokok pesan yang disampaikan Abas Kalami kepada warga.
Sebagai tokoh masyarakat, Abas Kalami juga mengimbau para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan, kerukunan, keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal.
Abas Kalami turut mendorong masyarakat agar mendukung berbagai program Pemerintah Pusat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana perlu terus dijaga dan dilakukan secara berkesinambungan.
Keterlibatan Abas Kalami dalam kegiatan tersebut memiliki arti tersendiri karena sebagian warga terdampak kebakaran di Klademak Pantai merupakan keluarga dan kerabatnya. Kedekatan tersebut membuat perannya tidak hanya sebatas sebagai tokoh yang hadir dalam kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan kondisi warga terdampak.
Setelah penyampaian pesan, bantuan sembako kemudian diserahkan kepada masyarakat penerima. Setiap paket bantuan berisi sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras SPHP 5 kilogram, minyak goreng, tepung terigu, mentega, gula pasir, mi instan dan teh celup.
Para penerima menyambut positif bantuan tersebut dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat. Bantuan dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga, terutama dalam situasi pemulihan setelah bencana kebakaran.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk mendoakan masyarakat terdampak agar diberikan ketabahan serta kemudahan dalam menjalani masa pemulihan pascabencana.
Abas Kalami juga berharap perhatian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana dapat terus berlanjut. Ia menilai bantuan langsung kepada masyarakat sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan dan kepercayaan antara pemerintah dengan masyarakat di Papua.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Keterlibatan tokoh masyarakat seperti Abas Kalami dinilai turut membantu memperlancar penyampaian bantuan sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat penerima di tingkat akar rumput.