Connect with us

Berita

Aset Milik Ketua DPD KNPI Raja Ampat Disita Bank Papua, Kini Masuk Daftar Lelang

Published

on

Silahkan share ke:

CE|Sorong,PBD– Bank Papua Cabang Waisai melakukan penyitaan terhadap sejumlah tanah dan bangunan di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Penyitaan dilakukan diduga sebagai tindak lanjut dari kredit macet debitur.

Salah satu aset yang disita diketahui milik Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Raja Ampat, Rajif Ahmad Alhamid. Setelah proses penyitaan, Bank Papua kini melelang aset-aset tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dua bidang aset milik Ketua KNPI Raja Ampat yang menjadi objek sita dan lelang.

Aset pertama berupa satu unit rumah beserta tanah dengan luas 1.807 M2. Lokasinya berada di samping SMP Negeri 14 Waisai. 

Aset kedua berupa sebidang tanah kosong dengan luas 1.400 M2. Lokasinya berada di Jalan Yance Mambrasar, Pasar Snonbukor, Waisai. Kedua aset tersebut dilelang oleh pihak bank dengan nilai limit Rp1 miliar lebih.

Dari informasi yang dihimpun, Petugas Bank Papua telah mendatangi lokasi dan memasang plang tanda sitaan. Pemasangan plang bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa aset tersebut telah menjadi tanggung jawab bank.

Penyitaan dilakukan diduga setelah upaya penagihan dan mediasi tidak mencapai penyelesaian. Aset tanah dan bangunan tersebut sebelumnya dijadikan jaminan kredit di Bank Papua Cabang Waisai.

Sesuai dengan perjanjian kredit, apabila debitur tidak dapat menyelesaikan kewajibannya, maka bank berhak melakukan penyitaan dan pelelangan terhadap aset jaminan. 

Setelah disita, seluruh aset kini masuk dalam daftar lelang yang akan dilaksanakan oleh Bank Papua. Proses lelang dilakukan secara terbuka dan sesuai dengan Peraturan yang berlaku. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank Papua Cabang Waisai secara tertulis maupun dari Ketua ΚΝΡΙ Raja Ampat, Rajif terkait penyitaan dan pelelangan aset miliknya. Namun Wartawan masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. (**)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *