Connect with us

Berita

GPDI Shekinah Waisai Gelar Futsal Competition 2026, Perpaduan Iman dan Raga Bukti Gereja Hadir di Semua Lini Kehidupan

Published

on

Silahkan share ke:

CE|Raja Ampat,PBD-Lapangan futsal di Gedung Olahraga (GOR) Waisai, Kabupaten Raja Ampat, bertransformasi menjadi ruang perjumpaan yang hangat. GPdI Shekinah Waisai secara resmi menggulirkan Shekinah Futsal Competition 2026 guna memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajang ini tidak sekadar menjadi tempat mengolah si kulit bundar, melainkan wadah holistik yang memadukan pembinaan jasmani, ketangguhan karakter, serta nilai-nilai rohani.

‎Gembala Jemaat GPdI Shekinah Waisai, Pdt. Yudi Abdullah, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini berakar dari panggilan gereja untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat—merawat jiwa sekaligus membangun raga generasi muda.

‎”Ini sebenarnya merupakan langkah yang berani, bahkan bisa dibilang nekat. Tujuan pertama kami tentu agar nama Tuhan dimuliakan lewat setiap keringat dan perjuangan di lapangan. Yang kedua, kami ingin menunjukkan kepada publik bahwa gereja tidak hanya berbicara soal kegiatan religius semata, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dan terbuka bagi semua kalangan,” ungkap Pdt. Yudi pada Senin 3 Agustus 2026.

‎Dalam pandangan teologis yang berpadu dengan sportivitas, lapangan olahraga dipandang sebagai miniatur kehidupan. Di sinilah kedisiplinan, kejujuran, kerja sama tim, dan sikap pantang menyerah diasah nilai-nilai luhur yang sejalan dengan pembentukan karakter umat yang beriman.

‎Pdt. Yudi menambahkan bahwa institusi keagamaan harus menanggalkan kesan eksklusif dan mendekatkan diri kepada denyut nadi kehidupan warga.

‎”Kami ingin menyampaikan bahwa rumah ibadah juga dapat menjadi ruang yang terbuka untuk semua orang. Gereja harus hadir di tengah masyarakat, termasuk melalui olahraga yang menyatukan berbagai latar belakang,” imbuhnya.

‎Kompetisi tahun ini merupakan buah pengembangan dari agenda internal tahun sebelumnya. Berkat dorongan konstruktif dari Wakil Bupati Raja Ampat, pihak gereja memperluas skala turnamen agar dapat dinikmati oleh masyarakat luas tanpa sekat.

‎Perluasan jangkauan tersebut diiringi dengan penambahan kategori tanding agar semakin banyak talenta muda yang terwadahi. Dari yang semula hanya memfokuskan kelompok usia U-12, U-15, dan U-17 putra, panitia akhirnya membuka divisi U-10 putra serta kategori putri umum.

‎Antusiasme publik terhadap turnamen ini tergolong tinggi. Berdasarkan catatan akhir pendaftaran, kategori U-17 putra diikuti oleh 14 tim, U-15 putra sebanyak 9 tim, U-12 putra 2 tim, U-10 putra 1 tim, serta kategori putri umum yang diramaikan oleh 9 tim.

‎Perlindungan Keselamatan Atlet ‎Sebagai wujud nyata kepedulian holistik terhadap keselamatan umat, panitia menghadirkan inovasi berupa jaminan proteksi bagi para atlet. Seluruh peserta kelompok usia U-17 didaftarkan secara kolektif ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan. 

‎Langkah preventif ini memastikan setiap pemain memperoleh rasa aman dan jaminan penanganan medis apabila mengalami insiden cedera selama pertandingan berlangsung.

‎Melalui Shekinah Futsal Competition 2026, GPdI Shekinah Waisai berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan atlet-atlet futsal potensial bagi Raja Ampat, tetapi juga terus merajut semangat persaudaraan, sportivitas, dan kedamaian di bumi Papua.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *