Pemerintahan
Bangun Infrastruktur, Disnakertrans Kabupaten Sorong Dapat Kucuran 16 Milyar Anggaran Pusat

Sorong,PBD– Sebesar Rp 16 miliar dana perbantuan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sorong. Dana itu akan digunakan untuk membangun jalan sepanjang 4,5 KM dan merehabilitasi 3 sarana umum.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sorong, Ngatijo, menyampaikan hal itu kepada wartawan di kantornya, Kamis (6/8/2026). Ia menyebut bantuan ini merupakan dukungan nyata pemerintah pusat terhadap program prioritas daerah.
“Alhamdulillah kita dapat dana perbantuan Rp 16 miliar dari Kemenakertrans. Ini untuk rehab sarana umum dan bangun jalan cor,” ujar Ngatijo.
Dari total dana tersebut, sebesar Rp 14,5 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan cor beton sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar 4 meter. Lokasi pengerjaan berada di kawasan dekat kampus Universitas Papua (Unipa), Distrik Mayamuk.
Sementara Rp 1,5 miliar lainnya digunakan untuk rehabilitasi sarana umum. Rinciannya, rehab 2 unit gereja dan 1 unit Puskesmas Pembantu. Masing-masing kegiatan mendapat alokasi Rp 300 juta.
Untuk proses pengadaan, Ngatijo menjelaskan pembangunan jalan dilakukan melalui lelang terbuka oleh pusat. Pemenang tender adalah CV Andreana Papua. Sedangkan kegiatan rehab sarana umum menggunakan mekanisme Penunjukan Langsung.
“Untuk jalan cor nilainya Rp 14,5 miliar. Lelangnya dilakukan secara terbuka oleh pusat. Sementara rehab sarana umum masing-masing Rp 300 juta,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ngatijo menyebut kawasan dekat Unipa tersebut telah diproyeksikan sebagai lokasi pengembangan Satuan Permukiman baru. Kehadiran jalan diharapkan mempermudah akses dan meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
“Rencana di lokasi itu kita akan bangun SP atau transmigrasi lokal. Kalau tahun depan ada anggaran lagi dari pusat, kita targetkan 100 unit rumah. HPL-nya sudah kita siapkan,” katanya.
Ia memastikan, setelah kontrak ditandatangani alat berat akan langsung dikerahkan. Pemerintah daerah menargetkan seluruh pekerjaan selesai Desember 2026.
“Kami berharap pekerjaan 4,5 kilometer ini selesai tepat waktu. Tujuannya agar anggaran terserap dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tutup Ngatijo.
Dengan adanya jalan baru dan rehab sarana umum ini, diharapkan akses masyarakat di sekitar Unipa semakin mudah dan perekonomian warga dapat meningkat. (Kev)