Connect with us

Pemerintahan

Area Perkantoran Pemda Raja Ampat Terpantau Sepi Saat Jam Kerja, ASN Kemana?

Published

on

Kantor Bupati Raja Ampat (Foto: Doc. Ist)
Silahkan share ke:

CE|Waisai- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Raja Ampat, Yusuf Salim dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menyikapi minimnya kehadiran para ASN di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten.

Pantau media ini, pada Rabu 24 Juni 2026, di area pusat perkantoran terpantau sepi, nyaris tak ada aktivitas para ASN di Kantor Bupati dan juga kantor-kantor Dinas. Meskipun terlihat sepi, namun terdapat beberapa ASN yang ada di kantor bupati dan juga beberapa kantor dinas.

Menurunnya tingkat kehadiran para ASN di lingkungan pemerintah daerah ini dikhawatirkan mengganggu stabilitas jalanya pelayanan publik yang akan berefek pada bobroknya birokrasi pemerintahan daerah.

Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah ASN, mereka menyebut ada beberapa faktor yang melatarbelakangi minimnya kehadiran para ASN pada jam kerja. Kata mereka, hal pertama adalah soal janji pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hingga saat ini belum dibayarkan oleh Pemerintah Daerah.

Disebutkan, terhitung pada bulan ini, TPP ASN yang belum dibayar oleh Pemda Raja Ampat berkisar 6 bulan.  Salah satu ASN menambahkan, jika pemerintah daerah mau tingkatkan kehadiran pegawai, maka pegawai pun harus diperhatikan, mulai dari hak dan tunjangan nya.

“Kita dituntut untuk bekerja terus, namun kita juga punya kebutuhan, kita butuh makan, kita butuh minum dan kebutuhan lainnya. Tapi kalau tidak ada uang, trus kami mau bagimana,” tegasnya.

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *