Published
9 jam agoon
By
Abi Ce
CE|Waisai – Bupati Raja Ampat, , secara resmi menutup kegiatan Retret Kepala Kampung se-Kabupaten Raja Ampat Tahun 2026, Sabtu (23/5/2026). Penutupan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pembangunan berbasis kampung di Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan penutupan retret dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala distrik, kepala kampung, hingga para Ketua Tim Penggerak PKK tingkat distrik dan kampung.
Dalam sambutannya, Bupati Raja Ampat menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian retret yang berjalan aman, lancar, dan penuh makna. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah pembelajaran dan penguatan kapasitas bagi para kepala kampung dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Selama beberapa hari ini kita telah melewati sesi-sesi pembelajaran yang sarat makna. Semua itu bukan sekadar ilmu yang kita terima, melainkan bekal yang harus segera diwujudkan dalam tindakan nyata di kampung masing-masing,” ujar Bupati.
Bupati menekankan agar seluruh kepala kampung pulang dengan semangat baru dan menjadikan retret tersebut sebagai titik tolak perubahan nyata di wilayah masing-masing. Ia meminta seluruh peserta menerapkan ilmu yang diperoleh, memperkuat koordinasi dengan pemerintah distrik maupun kabupaten, serta aktif melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.
“Pulanglah dengan semangat yang baru. Jadikan retret ini sebagai titik tolak perubahan yang nyata di kampung saudara,” tegasnya.
Menurut Bupati, pembangunan sejati lahir dari bawah, yakni dari kampung dan dari kepemimpinan yang penuh dedikasi, kejujuran, serta keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Karena itu, kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kerja nyata yang konsisten dan bertanggung jawab.
Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akan terus hadir mendampingi, membina, dan mengevaluasi kinerja pemerintahan kampung secara berkala. Dukungan teknis maupun regulasi akan terus diperkuat guna mendorong kampung-kampung di Raja Ampat menjadi lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
“Keberhasilan kampung adalah keberhasilan kabupaten, dan keberhasilan kabupaten adalah kebanggaan kita bersama,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, narasumber, fasilitator, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan retret kepala kampung tahun 2026.
Dengan penuh rasa syukur, Bupati Raja Ampat kemudian secara resmi menutup Retret Kepala Kampung se-Kabupaten Raja Ampat Tahun 2026 dan mengajak seluruh kepala kampung kembali ke wilayah masing-masing untuk melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi demi kemajuan masyarakat Raja Ampat.
Kosongkan Pasar Snon Bukor, Para Pedagang Kembali Buka Lapak di Pasar Mbilin Kayam
Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Direktur YLBH Mambo Waswar Ingatkan Masifnya Kasus Kekerasan Seksual di Raja Ampat
LBH Mambo Waswar Gelar Sosialisasi Pembentukan Pos Bakum di Raja Ampat, Komitmen Back Up Persoalan Masyarakat
Nama Yeremias Faidan Hilang Dalam Daftar Pelantikan Kepala Kampung, Bupati Raja Ampat Disebut Akan Dipolisikan