Published
1 hari agoon
By
Redaksi Day
CE|Waisai- Relokasi pasar kini kembali mengalami pergolakan. Para pedagang pasar kembali membuka lapak di area Pasar Mbilin Kayam (pasar lama) setelah sebelumnya direlokasi oleh Pemerintah Daerah di Pasar Snon Bukor (pasar baru) pada tahun lalu.
Kembalinya para pedagang ke Pasar Mbilin Kayam, ini merupakan aksi protes terhadap pemerintah daerah yang dinilai lambat membenahi sarana dan penataan Pasar Snon Bukor.
“Pemerintah taunya hanya pindahkan kami ke pasar Snon Bukor, tapi mereka tidak lihat masaalah apa yang kami hadapi. Dengan begitu, kami kosongkan pasar baru dan pindah kembali ke pasar lama,” ujar Salah satu pedagang yang ditemui di Pasar Mbilin Kayam, Kamis (21/05/).
Mereka meminta Pemerintah Daerah segera mencari solusi atas persoalan yang dihadapi oleh para pedagang di Pasar Snon Bukor. Mereka juga membeberkan jumlah pembeli yang semakin hari semakin menurun.
Bagi para pedagang, dengan berkurangnya jumlah pembeli ini akan berimplikasi pada pendapatan ekonomi para pedagang pasar yang secara otomatis membuat kerugian besar.
Di Hadapan Ratusan Kepala Kampung, Direktur YLBH Mambo Waswar Ingatkan Masifnya Kasus Kekerasan Seksual di Raja Ampat
LBH Mambo Waswar Gelar Sosialisasi Pembentukan Pos Bakum di Raja Ampat, Komitmen Back Up Persoalan Masyarakat
Kasus Sengketa Tanah: Upaya Suap Tokoh Adat Gagal Total, Barang Bukti Diserahkan ke Polisi
Pansus DPRK Temukan Kejanggalan, Proyek Mooring Buoy Senilai 1 Miliar Masih Misteri