Published
14 menit agoon
By
Redaksi DayCE|Waisai- Sejumlah masyarakat di Kampung Reni, Distrik Kepulauan Ayau mengancam akan membakar Gedung Kampung Reni dan aset kampung lainya, jika Bupati Raja Ampat tidak melantik Kepala Kampung terpilih, Yeremias Faidan.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh masyarakat di Kampung Reni, sebagai respon dan protes, lantaran nama Yeremias Faidan tidak dimasukkan dalam daftar pelantikan kepala kampung terpilih di Kabupaten Raja Ampat.
Dalam video yang diterima tim redaksi media ini Sabtu (16/05/2026), terdapat beberapa pernyataan yang disampaikan oleh masyarakat kampung Reni.
Di antaranya adalah , jika Bupati Raja Ampat tidak melantik Yeremias Faidan, maka jangan pernah mencairkan Dana Kampung hingga berkahir masa periode.
Ketua Dewan Adat Suku Wardo, Ruddy Fakdawer menyatakan bahwa Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah cepat dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Hal ini sebagai upaya untuk mencegah adanya konflik horizontal antara sesama masyarakat adat di Kampung Reni, Distrik Kepulauan Ayau.
Dia menilai bahwa ultimatum yang disampaikan oleh masyarakat di Kampung Reni itu adalah luapan kemarahan dan kekecewaan lantaran nama Yeremias tidak ada dalam daftar pelantikan.
Yeremias Faidan adalah Kepala Kampung Reni terpilih dalam pemilihan kepala kampung yang digelar tahun lalu. Dalam tahapan pemilihan kala itu, tak ada sengketa, sehingga jika nama Yeremias Faidan tidak dimasukkan dalam daftar pelantikan kepala kampung, hal itu merupakan suatu kezaliman.