Berita
Perseman Manokwari Tak Berpihak, Tiga Nama Berebut Kursi Ketua Asprov PSSI Papua Barat

CENDRAWASIHEKSPRES.COM, MANOKWARI — Kontestasi pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua Barat mulai menghangat. Di tengah munculnya sejumlah nama yang masuk dalam bursa calon, PT Perseman Manokwari justru mengambil sikap untuk tidak memberikan dukungan kepada kandidat mana pun.
Sikap tersebut ditegaskan Direktur PT Perseman Manokwari, Yan Christian Warinussy, S.H., selaku badan hukum pengelola Klub. Warinussy mengatakan, keputusan untuk tidak berpihak diambil setelah dirinya bertemu langsung dengan Drs. Dominggus Mandacan, M.Si., selaku pendiri PT Perseman Manokwari sekaligus pemegang saham perseroan.
Dalam pertemuan tersebut, Warinussy mengaku meminta petunjuk mengenai sikap manajemen Perseman Manokwari dalam menghadapi proses pemilihan Ketua Asprov PSSI Papua Barat.
Hasilnya, manajemen Perseman diarahkan untuk tidak memberikan dukungan kepada salah satu kandidat.
“Sebagai Direktur PT Perseman Manokwari, saya telah bertemu langsung dan memohon petunjuk dari Drs. Dominggus Mandacan, M.Si. selaku pendiri PT Perseman Manokwari,” kata Warinussy.
Menurut Warinussy, Mandacan menegaskan bahwa proses pemilihan harus diserahkan kepada para voter atau pemegang hak suara.
“Seperti pemilihan Ketua KONI Provinsi Papua Barat, jadi saya sebagai Pendiri Perseroan Terbatas (PT) Perseman Manokwari dan manajemen kami tidak memberi dukungan bagi calon Ketua Asprov PSSI Provinsi Papua Barat, biarlah nanti para voter (pemegang hak suara) yang akan memilih,” ujar Warinussy mengutip pernyataan Mandacan.
Tiga Nama Meramaikan Bursa
Sementara itu, berdasarkan informasi yang berkembang, sedikitnya tiga nama disebut masuk dalam bursa calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat.
Mereka adalah Faisal Killian, Jerry Suila, dan dr. Frans Kristantus.
Ketiga nama tersebut akan mengikuti tahapan pencalonan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan Panitia Pemilihan.
Pendaftaran calon Ketua Asprov PSSI Papua Barat sendiri telah dibuka sejak 5 Oktober dan berlangsung hingga 9 Oktober 2026.
Di tengah dinamika tersebut, posisi Perseman Manokwari menjadi salah satu perhatian karena klub tersebut memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Papua Barat.
Namun, manajemen PT Perseman Manokwari memilih tidak menggunakan posisi tersebut untuk mengarahkan dukungan kepada salah satu kandidat.
Voter Jadi Penentu
Warinussy menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai siapa yang akan memimpin Asprov PSSI Papua Barat bukan berada di tangan manajemen Perseman Manokwari, melainkan para voter yang memiliki hak suara dalam proses pemilihan.
Sikap tersebut sekaligus memberikan ruang bagi proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme organisasi.
“Biarlah nanti para voter yang akan memilih,” tegasnya.
Dengan demikian, PT Perseman Manokwari memastikan tidak akan mengeluarkan dukungan resmi kepada Faisal Killian, Jerry Suila maupun dr. Frans Kristantus dalam kontestasi tersebut.