Connect with us

Berita

Lembaga Adat Wardo Dukung Penuh Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Kampung Berbasis Gotong Royong

Published

on

Silahkan share ke:

CE|Raja Ampat, PBD-Lembaga Adat Wardo (LAW) Kabupaten Raja Ampat menegaskan dukungannya terhadap Program Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai salah satu upaya memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi kampung.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi Program Koperasi Merah Putih yang digelar di Kantor Sekretariat Lembaga Adat Wardo, Jl. Swainbon, Distrik Kota Waisai, Kelurahan Warmasen, Kabupaten Raja Ampat, Selasa (15/9/2026). Kegiatan mengusung tema “Bersama Masyarakat, Koperasi Kuat, Ekonomi Kampung Maju” dan diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, serta masyarakat.

Ketua Lembaga Adat Wardo Raja Ampat, Noak Manggaprouw, mengatakan Koperasi Merah Putih dapat menjadi sarana untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Koperasi Merah Putih hadir bukan sekadar sebagai wadah usaha, tetapi sebagai sarana gotong royong untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Raja Ampat,” ujar Noak dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan program koperasi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk memahami tujuan dan manfaat program sekaligus ikut menjaga keberlanjutan koperasi di tingkat kampung.

Hal senada disampaikan Tokoh Masyarakat Lembaga Adat Wardo, Welem Sosir. Ia menyebut keberadaan koperasi harus dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat adat.

“Melalui sosialisasi ini, kita ingin membangun pemahaman bersama bahwa koperasi bukan hanya tempat melakukan transaksi, tetapi merupakan wadah kebersamaan dan gotong royong untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat,” katanya.

Welem juga mendorong adanya kolaborasi antara lembaga adat, pengurus koperasi, dan masyarakat agar program dapat berjalan secara terbuka serta memberikan manfaat nyata bagi warga.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Program Koperasi Merah Putih dan diakhiri dengan Deklarasi Dukungan Lembaga Adat Wardo terhadap Program Koperasi Merah Putih.

Deklarasi tersebut menjadi bagian dari komitmen LAW untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengembangan koperasi sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat adat dan program pemberdayaan ekonomi pemerintah.

Dengan adanya sosialisasi dan deklarasi tersebut, Lembaga Adat Wardo berharap Koperasi Merah Putih dapat berkembang sebagai wadah ekonomi masyarakat yang mengedepankan partisipasi, gotong royong, dan pemanfaatan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *