Connect with us

Berita

Festival Pesona Raja Ampat ke-15 Resmi Dibuka, Bupati Orideko Gaungkan Harmoni Bahari dan Budaya Maritim

Published

on

Silahkan share ke:

CENDRAWASIHEKSPRES.COM, RAJA AMPAT – Festival Pesona Raja Ampat 2026 resmi dibuka oleh Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, di Pantai Waisai Torang Cinta (WTC), Waisai, Kamis (15/10/2026). Memasuki penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali digagas pada 2010, festival ini kembali menjadi panggung promosi kekayaan bahari dan budaya Raja Ampat kepada masyarakat nasional maupun internasional.

Tahun ini, Festival Pesona Raja Ampat mengusung tema “Harmoni Bahari dan Budaya Maritim”, yang menggambarkan keterkaitan erat antara kehidupan masyarakat, laut, dan warisan budaya leluhur yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Dalam sambutannya, Bupati Orideko menegaskan bahwa laut bagi masyarakat Raja Ampat bukan sekadar pemisah antarpulau. Laut merupakan jalur yang mempersatukan masyarakat, sumber kehidupan, sekaligus ruang tumbuhnya adat dan budaya.

“Menjaga laut berarti menjaga budaya, dan merawat budaya berarti merawat laut,” demikian pesan Bupati Orideko dalam sambutannya.

Pesan tersebut menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi bahari, pelestarian lingkungan, dan keberlangsungan budaya masyarakat lokal.

Masuk Karisma Event Nusantara 2026

Bupati Orideko juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata atas dukungan yang diberikan sehingga Festival Pesona Raja Ampat masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026.

Masuknya festival tersebut dalam agenda nasional menjadi bagian dari upaya memperluas promosi pariwisata Raja Ampat sekaligus memperkenalkan kekayaan alam, seni, tradisi, dan budaya maritim kepada khalayak yang lebih luas.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi destinasi wisata, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya masyarakat setempat dan meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan bahari.

Melalui penyelenggaraan festival, pemerintah daerah berharap pelaku usaha pariwisata, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat lokal dapat mengambil bagian dalam berbagai peluang ekonomi yang muncul dari aktivitas pariwisata.

Ajak Wisatawan Jaga Alam dan Hormati Adat

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Orideko mengajak wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk menikmati keindahan Raja Ampat dengan tetap menghormati adat istiadat masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut pesan yang disampaikan dalam sambutannya, Raja Ampat bukan sekadar destinasi yang dikunjungi, melainkan rumah bersama yang harus dirawat agar keindahan alam dan keanekaragaman hayatinya tetap lestari bagi generasi mendatang.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan pengembangan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan menjaga alam dan budaya yang menjadi kekuatan utama daerah.

Penyelenggaraan Festival Pesona Raja Ampat 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi wisata bahari unggulan, sekaligus mendorong pengembangan pariwisata yang selaras dengan pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *