Connect with us

Berita

Workshop ‘ORISUN’ Resmi Ditutup, Inovasi Pemda Raja Ampat Dorong Kesejahteraan Masyarakat di Usia Senja

Published

on

Silahkan share ke:

CE|Raja Ampat – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terus mendorong program inovasi baru melalui program ORISUN (Orang Raja Ampat Hidup Sejahtera di Usia Senja) Tahun 2026.

Program ini sebagai upaya pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan bagi masyarakat Raja Ampat khususnya masyarakat yang sudah memasuki Usia Senja.

Komitmen itu ditandai dengan penutupan Workshop Penetapan Calon Penerima Manfaat Program ORISUN Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Bank Papua Cabang Waisai sebagai bank penyalur, di Aula Bappeda Raja Ampat, Rabu (22/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam yang diwakili Kepala Bappeda Raja Ampat, Muhiddin Tafalas. Kegiatan ini turut dihadiri Tim Bank Papua Cabang Waisai serta Tim Ahli SKALA yang selama ini mendampingi pemerintah daerah dalam penyempurnaan sistem perlindungan sosial.

Dalam sambutannya, Muhiddin Tafalas menyatakan bahwa Program ORISUN merupakan salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di bawah kepemimpinan Bupati Orideko Burdam dan Wakil Bupati Mansyur Syahdan sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP) yang telah memasuki usia lanjut.

“Program ORISUN merupakan bentuk penghormatan dan perlindungan sosial bagi Orang Asli Papua berusia 65 tahun ke atas agar mereka dapat menikmati masa tua dengan lebih sejahtera,” ujarnya.

Menurutnya, ORISUN bukan sekadar program bantuan sosial, tetapi merupakan implementasi kebijakan nasional dalam percepatan pembangunan Papua. Program ini menjadi wujud pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2023 tentang Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua 2022–2041 serta Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) 2025–2029, yang menitikberatkan pada penguatan pilar Papua Sehat, Papua Pintar, dan Papua Produktif.

Muhiddin menekankan bahwa keberhasilan Program ORISUN tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga pada peran aktif para kepala distrik, lurah, kepala kampung, serta seluruh pemangku kepentingan yang menjadi ujung tombak dalam melakukan verifikasi faktual calon penerima manfaat.

“Keakuratan data menjadi kunci utama. Karena itu, proses verifikasi di tingkat distrik dan kampung harus dilakukan secara cermat agar program ini benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Papua Cabang Waisai yang dipercaya sebagai bank penyalur Program ORISUN. Kerja sama ini diharapkan mampu menjamin proses penyaluran bantuan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Tim Ahli SKALA yang telah mendampingi pemerintah daerah selama pelaksanaan workshop dalam menyusun mekanisme penetapan calon penerima manfaat.

Dari hasil workshop, seluruh peserta menyepakati empat agenda penting yang harus dituntaskan sebelum penyaluran bantuan ORISUN Tahun 2026 dilakukan. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan validitas data penerima, kesiapan administrasi, serta kelancaran mekanisme penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Menutup kegiatan tersebut, Muhiddin Tafalas menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta workshop, Tim SKALA, Bank Papua, serta seluruh perangkat daerah yang telah berkolaborasi menyukseskan tahapan persiapan Program ORISUN.

Dengan berakhirnya workshop dan ditandatanganinya PKS bersama Bank Papua, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat optimistis Program ORISUN Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjadi salah satu model perlindungan sosial afirmatif bagi Orang Asli Papua di usia senja.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *