Published
3 bulan agoon
By
Redaksi Day
CenderawasihEkspres.Com, Waisai –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Raja Ampat memberikan ultimatum,menyusul penyajian Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang belakang ramai diperbincangkan.
Persoalan ini menjadi atensi khusus DPRD, menyusul pengelolaan dapur MBG yang belakangan dinilai kurang maksimal serta jauh dari standar gizi yg telah ditetapkan. Terkait persoalan ini, DPRD mendesak Tim Satgas MBG Kabupaten Raja Ampat untuk segera melakukan investigasi seluruh SPPG yang di Raja Ampat.
Ketegasan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Raja Ampat Muh Taufik Sarasa,melalui via pesan WhatsApp pada Sabtu 28 Februari 2026. Menurutnya, vendor atau pengelola dapur MBG harusnya menyajikan makanan sesuai dengan standar gizi yang ada.
“Menu MBG Sagu dengan Kacang Goreng ini sungguh keterlaluan sekali. Kami akan membawa persoalan ini dalam rapat internal dewan, sehingga vendor model begini bisa diberhentikan atau dievaluasi oleh otoritas terkait,” ujar Ketua DPRD Raja Ampat.
Ia juga menegaskan, bahwa terjadinya persoalan ini karena lemahnya tingkat pengawasan oleh Satgas MBG Kabupaten Raja Ampat. Selain itu, ahli gizi juga perlu juga dimintai Klarifikasi terkait menu yang dibagikan kepada anak-anak murid.
“Jika kejadian seperti ini, maka ketua dan tim satgas lalai karena tidak melakukan evaluasi secara berkala di setiap dapur SPPG di Raja Ampat,” tegasnya.
Untuk diketahui, dapur penyedia makanan berupa 1 lempeng sagu bakar, 1 bungkus kacang goreng dan 1 botol minuman serut ini diketahui dibagikan oleh dapur 2 yang dapurnya berada di depan Hotel Maranu, Kota Waisai, Raja Ampat.
Sholat Idul Adha 1447-H di Kota Waisai Raja Ampat Berlangsung Khidmat dan Lancar
Jenazah Yang Ditemukan di Perairan Raja Ampat Akhirnya Dimakamkan di TPU Kota Waisai
Update Terkini: Ada Bekas Tali di Kedua Kaki Jenazah, 1 Sekoci Bertuliskan ‘KM Lintas Damai 8 Ditemukan’
Bupati Raja Ampat Resmi Tutup Retreat Kepala Kampung Tahun 2026