Connect with us

Berita

Proyek Breakwater di Uribinas Sopen Diduga Dikerjakan Asal-asalan, APH Diminta Periksa Pemegang Proyek

Published

on

Silahkan share ke:

CenderawasihEkspres.Com, Waisai- Pekerjaan proyek Breakwater atau kubus pemeca ombak di Kampung Urbinas Sopen, Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat diduga dikerjakan asal-asalan. Hal ini terlihat ribuan kubus yang terbengkalai di pesisiran pantai Urbinas Sopen, setelah usai dicetak.

Terkait proyek tersebut, Pemuda Kampung Urbinas Sopen, Bily Mayor meminta Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengaudit pekerjaan proyek yang diduga dikerjakan asal-asalan tersebut.

Menurut Bily, proyek Breakwater ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, yang dikerjakan oleh CV Insos Raja Ampat. Ia juga menduga bahwa proyek ini telah cair 100 persen meskipun belum mencapai progres.

Kata dia, hingga saat baru terlihat beberapa kubus yang diangkut di tempat pemasangan, sementara ribuan kubus masih dibiarkan terbengkalai di pesisir pantai, bahkan ada yang tertimbun pasir.

“Kami minta Kepala Badan Penanggulangan Rencana Daerah (BPBD) dan kontraktor yang mengerjakan proyek ini untuk segera bertanggungjawab,” tegas Bily Mayor, Kamis (19/02/2026).

Menurut Bily, kubus yang tercetak saat ini lebih dari 3 ribu kubus. Sebagian besar kubus tersebut dibiarkan terbengkalai di pesisiran pantai Kampung Urbinas Sopen.

Ia meminta dengan tegas agar APH segera turun tangan untuk memeriksa penanggungjawab dari pekerjaan proyek tersebut, karena ini menyangkut dengan keuangan negara.

“Sekali lagi kami mendesak agar APH segera memeriksa penanggungjawab pekerjaan Breakwater di Kampung Urbinas Sopen,” ujar Bily Mayor.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *