Published
2 bulan agoon
By
Redaksi Day
CenderawasihEspres.Com, Waisai- Ketua DPRD Raja Ampat, Muhammad Taufik Sarasa meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Raja untuk melakukan monitoring terhadap SPBU yang ada di Kota Waisai.
Desakan ini dipicu lantaran adanya laporan para Sopir Truck di Kota Waisai kepada DPRD terkait kuota BBM jenis Solar subsidi yang habis dalam jangka waktu singkat. Pasalnya, BBM jenis Solar bisa habis dalam waktu 2 hari setelah pengisian.
Peristiwa ini diindikasikan adanya oknum yang coba melakukan penimbunan BBM jenis solar ini. Oleh karena itu, Muhammad Taufik Sarasa mendesak agar Disperindag Raja Ampat segera melakukan inspeksi di SPBU yang ada Kota Waisai.
Menurut Politisi Partai Demokrat ini, Disperindag perlu melakukan pengecekan secara mendetail terkait kuota Solar subsidi yang masuk di SPBU dan selanjutnya mencocokkan kuota tersebut dengan pengisian yang berdasarkan barcode nya.
“Dengan demikian, kita bisa mengetahui kemana Solar subsidi itu dialirkan oleh SPBU. Kita mendapat laporan bahwa berselang 2 hari setelah pengisian , Solar Subsidi pun ikut habis, entah kemana dialirkan,” ujar Sarasa kepada media ini, Senin (2/11/2025).
Tak hanya BBM jenis Solar Subsidi, namun BBM jenis lainya pun dilakukan pemeriksaan oleh Disperindag Raja Ampat, sehingga bisa memastikan kuota BBM yang ada benar-benar mencukupi kebutuhan masyarakat Raja Ampat.
DPRD Desak Bupati Raja Ampat Segera Bagikan DPA APBD 2026 dan Lantik Pejabat Defenitif
DPRD Minta Bupati Raja Ampat Evaluasi Direktur RSUD, Buntut Pelayanan Yang Tidak Optimal
DPRD Raja Ampat Tekankan Serapan APBD 2026 Harus Cepat dan Efesien
Banyak Pasien Dirujuk ke Sorong Jadi Indikator Minimnya Pelayanan di RSUD Raja Ampat, DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh