Connect with us

Berita

Dorong Pemanfaatan Ruang Laut Yang Ramah Lingkungan, BLUD UPTD KKP Pasang Mooring di Kawasan Perairan konservasi Raja Ampat

Published

on

Silahkan share ke:

CenderawasihEkspres.Com, Waisai- Pemasangan mooring buoy atau labuh tambat kapal di kawasan Pulau Fam, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat resmi dilaksanakan oleh Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, Rabu (21/1/2026).

Kegiatan ini diinisiasi oleh Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat (BLUD UPTD KKP).

Dalam sambutannya, Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, Syafri Taharea, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan Masyarakat Adat serta elemen pemangku kepentingan lainya dalam mendorong pemanfaatan ruang laut yang ramah lingkungan.

“Fokus utamanya adalah bagimana mendukung pengelolaan kawasan konservasi perairan di perairan kepulauan Raja Ampat secara berkelanjutan serta melakukan ekosistem terumbu karang dan biota laut yang dilindungi,” jelas Syafri.

Kata dia, hal ini merupakan upaya untuk mendorong program Ekonomi Biru dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan program Jaga Laut dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Kesempatan yang sama, Syafri juga menyebut bahwa terdapat ratusan kapal wisata di perairan konservasi perairan Raja Ampat yang memanfaatkan lebih dari 160 situs laut yang merupakan habitat penting.

Dijelaskan, berdasarkan data kunjungan wisatawan pada tahun 2024 lalu, jumlah wisatawan yang masuk di wilayah Raja Ampat itu sebanyak 32 ribu orang. Sementara per Desember tahun 2025 lalu, jumlah kunjungan wisatawan yang terdata 39 ribu orang.

“Jumlah ini meningkat secara signifikan. Ini artinya kawasan kita masih dipercayakan sebagi objek kunjungan yang masih kerap dikunjungi wisatawan,” imbuhnya.

Sementara sarana Mooring yang akan dipasang pada kali ini berjumlah 6 buah, yang 4 diantaranya merupakan bantuan dari Konservasi Indonesia dan 2 lainya dari BLUD KKP Raja Ampat. Selanjutnya Mooring-mooring tersebut akan dipasangkan pada sejumlah titik yang terverifikasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Senior Vice President and Exevutive Chair Konservasi Indonesia, Meizani Irmadhiany, Gubenur Papua Barat Daya,Elisa Kambu,Bupati Raja Ampat,Orideko Iriano Burdam serta sejumlah forkopimda Papua Papua Barat Daya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *