Published
17 jam agoon
By
Abi Ce
CENDRAWASIHEKSPRES.COM, SORONG – Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Raja Ampat menggelar koordinasi bersama mitra untuk membahas konservasi laut dan pariwisata berkelanjutan, dirangkai dengan buka puasa bersama di Hotel Aston Sorong, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin Kepala BLUD Raja Ampat, Hasan Makasar, dihadiri mitra konservasi, pelaku pariwisata, dan pihak terkait diantaranya KI, YKAN, YMER), Yayasan Kehati/BAF, Yayasan Raja Ampat SEA Centre, YNBP), YBAP), YBPL, YOLP), Thrive Conservation, MORA dan RARCC.
Kepala BLUD Raja Ampat Hasan Makasar menekankan pentingnya koordinasi lintas mitra untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem dan pertumbuhan pariwisata di Raja Ampat. Isu strategis seperti pengawasan kawasan konservasi, tata kelola pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat lokal juga dibahas.
Mitra yang hadir menyampaikan masukan terkait peningkatan koordinasi dan penguatan program konservasi. Kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama untuk mempererat hubungan antara BLUD Raja Ampat dan mitra kerja.
Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam pengelolaan konservasi laut dan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Raja Ampat.
Hasan Makasar menegaskan bahwa koordinasi lintas mitra menjadi kunci utama untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem dan pertumbuhan sektor pariwisata di Raja Ampat yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia.
“Raja Ampat adalah kawasan yang memiliki nilai konservasi yang sangat tinggi sekaligus menjadi destinasi wisata kelas dunia. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh mitra agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Hasan.
Ia menambahkan bahwa BLUD Raja Ampat terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga konservasi, masyarakat lokal, dan pelaku usaha wisata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, di antaranya penguatan pengawasan kawasan konservasi, peningkatan tata kelola pariwisata, sampah, Bio Septic serta dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat lokal yang terlibat langsung dalam kegiatan pariwisata berbasis konservasi.
Kegiatan koordinasi ini kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, yang menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara BLUD Raja Ampat dan para mitra kerja.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin kuat sehingga konservasi dan pariwisata Raja Ampat dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat tanpa mengabaikan kelestarian alam.