Connect with us

DPR/DPRD

DPRD Raja Ampat Tolak Usulan Kenaikan Harga Tiket Kapal PT Belibis Papua Mandiri, Ketua DPRD: “Jangan Bebani Masyarakat”

Published

on

Silahkan share ke:

CenderawasihEkdpres.Com, Waisai –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Raja Ampat menolak usulan kenaikan tarif tiket kapal oleh PT Belibis Papua Mandiri yang disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Ketua DPRD Raja Ampat, Muh Taufik Sarasa, menegaskan bahwa pihaknya menolak secara tegas usulan kenaikan harga tiket tersebut karena dinilai akan memberatkan pengguna jasa kapal (penumpang).

Dijelaskan, Pemerintah Pusat telah melakukan kebijakan efisiensi anggaran, yang mana kebijakan tersebut berefek juga ke daerah-daerah. Dalam situasi ini, jika tarif tiket kapal dinaikkan, justru akan mempengaruhi perekonomian masyarakat yang saat ini masih tergolong sulit lantaran masih dalam efesiensi.

DPRD juga menilai bahwa kenaikan harga tiket kapal ini bisa mengurangi arus kunjungan wisatawan ke Raja Ampat. Dengan beberapa pertimbangan tersebut, sehingga DPRD menolak usulan PT Belibis Papua Mandiri untuk menaikkan harga tiket.

“Kami memang tidak bisa mengintervensi kebijakan PT Belibis, karena ini merupakan perusahaan swasta. Namun perlu diingat kapal milik PT Belibis Papua Mandiri juga mendapatkan subsidi pemerintah dalam hal BBM. Hal ini juga menjadi bahan pertimbangan bagi PT Belibis agar tidak menaikkan harga tiket di tengah situasi efesien anggaran”, terang Taufik Sarasa,Kamis (15/01/2026)

Pada sisi yang lain, Ketua DPRD Raja Ampat menyoroti fasiltas kapal yang dinilai tidak sesuai dengan standar pelayanan. Taufik bilang, fasiltas tempat duduk yang sudah kusam dan kotor, perlu diperhatikan agar diganti Atau bersihkan. Selain itu, AC yang sudah tidak berfungsi secara baik pun harus diganti agar bisa menciptakan pelayanan yang aman dan nyaman bagi penguna jasa.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *