Published
2 minggu agoon
By
Redaksi Day
CenderawasihEkspres.Com, Waisai –Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Raja Ampat Tahun Anggaran 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Hal ini dipicu lemahnya serapan anggaran APBD Tahun Anggaran 2025 dan transfer pusat yang mengalami penurunan.
Terkait hal itu, DPRD Raja Ampat kembali memberikan catatan penting kepada Pemerintah Daerah agar dapat melakukan evaluasi berjenjang, sehingga penyerapan anggaran di tahun 2026 nanti bisa dilakukan lebih awal. Upaya ini dinilai penting untuk mendorong capaian progres realisasi anggaran yang efesien dan efektif.
Ketegasan ini disampaikan oleh Ketua DPRD Raja Ampat, Muhammad Taufik Sarasa kepada Redaksi Media cenderawasihekspres.com, Rabu (31/12/2025). Menurutnya, ketegasan ini bersifat penting karena menyangkut dengan arah kebijakan pemerintah daerah serta arah pembangunan daerah ke depan.
“Saya menganggap hal ini sangat penting, karena menyangkut dengan pembangunan daerah ke depan. Bagaimana mungkin kita mendorong pembangunan infrastruktur yang memadai dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sementara anggaran mengalami penurunan, ” ujar Taufik.
Kendati demikian, Ketua DPRD Raja Ampat memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan DPRD Raja Ampat, karena telah menyelesaikan pembahasan APBD dengan tepat waktu.
Dia berharap, kedepannya Pemerintah Daerah lebih meningkatkan penyerapan anggaran sehingga bisa mencapai progres realisasi yang efektif dan efisien, tanpa mengalami hutang Silpa yang banyak.
DPRD Raja Ampat Tolak Usulan Kenaikan Harga Tiket Kapal PT Belibis Papua Mandiri, Ketua DPRD: “Jangan Bebani Masyarakat”
DPRD Desak Bupati Raja Ampat Segera Bagikan DPA APBD 2026 dan Lantik Pejabat Defenitif
DPRD Minta Bupati Raja Ampat Evaluasi Direktur RSUD, Buntut Pelayanan Yang Tidak Optimal
Banyak Pasien Dirujuk ke Sorong Jadi Indikator Minimnya Pelayanan di RSUD Raja Ampat, DPRD Minta Evaluasi Menyeluruh