Published
2 minggu agoon
By
Redaksi Day
CenderawasihEkspres.Com,Waisai- Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk tenaga pendidik di Raja Ampat belum juga dicairkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat.
Keterlambatan realisasi anggaran TPP ini memicu reaksi para tenaga Guru karena dianggap perihal ini kerap kali terjadi. Tak hanya pada tahun ini, namun pada tahun-tahun sebelumnya pun mengalami keterlambatan.
Salah satu Guru yang enggan namanya dipublikasikan, kepada media ini mengaku bahwa keterlambatan pembayaran TPP untuk para tenaga guru ini tidak hanya terjadi pada tahun ini saja, namun pada tahun sebelumnya juga terjadi hal serupa.
Ia lantas bertanya , apa persoalannya sehingga TPP untuk Guru hingga saat ini belum dicairkan. Padahal , lanjut dia, ini sudah masuk di penghujung tahun.
“saya mau tanya, masalahnya dimana, sehingga TPP untuk Guru ini dari tahun ke tahun tinggal terlambat terus. Kalau ini masaalah yang urgent, harusnya tahun kemarin sudah bisa diatasi,” ucapnya kepada media ini di Waisai, Sabtu (15/11/2025).
Sementara, berdasarkan pantauan media ini di sejumlah Platform media, perihal TTP ini nampaknya menjadi perbincangan hangat di media sosial Facebook. Berbagai cuitan tentang TPP ini pun menuai tanggapan yang beragam.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Raja Ampat, Asri hj. Salim, saat dikonfirmasi media ini melalui via telpon, pada 15 November 2025, belum berhasil dihubungi karena nomor telpon yang bersangkutan tidak aktif.
Hingga berita ini dipublish, media CenderawasihEkspres.Com, masih berupaya untuk melakukan konfirmasi terkait dengan keterlambatan pembayaran TPP yang hingga saat sekarang belum juga direalisasikan.
Pemda Raja Ampat Gelar Upacara HUT KORPRI, Usung Tema Nasional “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju”
Selamat, Hasil Optimalisasi CPNS Formasi 2024 Akhirnya Diterbitkan, DPRD Raja Ampat Beri Apresiasi
APBD Raja Ampat Tahun 2025 Belum Terealisasi Secara Optimal, DPRD Angkat Suara
Genjot Sektor Pariwisata, Pemkab Raja Ampat Siapkan Helikopter