Published
3 bulan agoon
By
Redaksi Day
CenderawasihEkspres.Com, Waisai –Sejumlah masa yang terhimpun dalam Aliansi Peduli Birokrasi Demokrasi Raja Ampat menggelar petisi pencopotan Yusuf Salim dari jabatan Sekda Raja Ampat, Senin (15/9/2025).
Petisi tersebut digelar usai masa aksi menyampaikan orasi di halaman Kantor DPRK Raja Ampat untuk mendesak agar Yusuf Salim dicopot dari jabatan Sekda, karena dinilai sebagai biang kerok dari polemik rotasi dan mutasi ASN di lingkungan Pemkab Raja Ampat.
Selain itu, Sekda Yusuf Salim juga didesak hengkang dari Raja Ampat karena sudah terlalu lama menduduki jabatan Sekda Raja Ampat, sementara pejabat Orang Asli Papua (OAP) di Pemkab Raja Ampat justru tersisihkan. Desakan ini disampaikan Orator Abraham Umpain dalam orasinya.
Waktu yang sama , tokoh adat Suku Maya, Isak Arempele mendesak bahwa Yusuf Salim segera mungkin mengangkat kaki di atas tanah Raja Ampat. Arempele menyebut, sudah terlalu lama Yusuf Salim menduduki jabatan Sekda, sementara pejabat pribumi Raja Ampat masih banyak yang berkompeten dan bisa menduduki jabatan tersebut.
“Sudah cukup Yusuf Salim makan dan minum di atas tanah Raja Ampat, untuk itu kami meminta kepada DPRK agar mendengar aspirasi dan desakan kami agar Yusuf Salim dicopot dari jabatan Sekda dan bila perlu angkat kaki di atas tanah kami,” tegas Arempele.
Untuk diketahui, Yusuf Salim menduduki jabatan Sekda Raja Ampat selama lebih dari 12 tahun. Hal inilah yang kemudian masa aksi menyebutnya sebagai Sekda abadi yang tidak tergantikan oleh siapapun.
Pantauan media ini di lapangan, petisi tersebut ditandatangani dan mendapatkan dukungan ratusan masyarakat di Raja Ampat. Usai menggelar petisi, masa aksi pun membubarkan diri dengan tertib.