Published
4 bulan agoon
By
Abi Ce
CenderawasihEkspres.Com, Waisai-Ketua Komisi III DPRK Raja Ampat akan mendorong Peraturan Daerah (Perda) penetapan Gedung Geopark sebagai pusat informasi pariwisata.
Terkait rencana tersebut, Ketua Komisi III DPRD , Ruben Sauyai berencana berdiskusi dengan OPD terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata guna membahas pariwisata secara berkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat.
Hal ini disampaikan Ruben Sauyai usai menyaksikan langsung gedung yang dibangun Badan Geologi Nasional itu, Kamis 7 Agustus 2025. Politisi Partai PAN Raja Ampat ini mengaku kagum setelah mendapatkan penjelasan dari guide Pusat Informasi Geologi Geopark Raja Ampat.
“Dari pintu masuk saja sudah menggambarkan bagaimana keindahan alam Raja Ampat dan ketika saya berada di dalam, ini gambar dari Raja Ampat dari fenomena jaman dulu sampai kita nikmati sekarang,” kata Ruben Sauyai.
Lanjut dia, komisi III DPRK Raja Ampat membidangi Pariwisata, sebab itu ia berharap kedepannya bersinergi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata untuk menjaga aset tersebut apabila gedung tersebut diserahkan ke Pemerintah Daerah oleh Pemerintah Pusat.
“Kedepannya saya berharap, terutama komisi III DPRK Raja Ampat dengan Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pariwisata harus bersinergi dengan teman-teman di gedung Geopark Raja Ampat untuk menjagai aset ini,” harapnya.
Ia mengaku menyaksikan informasi yang disajikan di dalam seperti suasana lama tetapi kita seakan berada di pameran di luar negeri, standarnya internasional dan ini menjadi tempat edukasi bagi masyarakat Raja Ampat sehingga aset ini perlu dijaga.
Namun, kata Ruben, dibalik keistimewaan isi gedung Pusat Informasi Geologi Geopark Raja Ampat, di luar gedung tersebut tampak beberapa bagian yang memerlukan penanganan renovasi secepatnya, sebab dikawatirkan terjadi kerusakan yang lebih besar.
“Beberapa hal yang saya menyaksikan secara langsung, tidak lama lagi gedung semewah ini bisa jatuh atau roboh karena tidak ada tanggul yang tutup di sebelah kiri dan kanan bagian belakang gedung Geopark Raja Ampat ,” ujar Ketua Komisi III DPRK Raja Ampat, Ruben Sauyai.
Untuk menjaga keunikan Kabupaten Raja Ampat, kata Ruben Sauyai kedepan baik turis lokal maupun turis mancanegara jika tiba di Raja Ampat harus diarahkan ke Gedung Geopark Raja Ampat untuk diberikan edukasi sebelum berwisata di Raja Ampat.
“Setelah saya melihat semuanya, saya juga sedang berpikir ketika dari penjelasan petugas tadi dari awal terjadinya geologi, ini kan pengetahuan sebelum wisatawan ke lapangan melihat secara riil mereka sudah teripnotis disini, maka dari ini, saya punya tugas untuk berbicara dengan OPD teknis untuk kita atur alur ini,” jelas Ruben kepada Wartawan.
Ruben kembali menekankan, perlu adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur alur masuknya Pariwisata di Kabupaten Raja Ampat. Hal ini sangat perlu untuk menunjang efektivitas pariwisata di Raja Ampat.
“Jadi wisatawan dari Sorong, singgah di Pelabuhan Falaya lalu ke Gedung Geopark Raja Ampat sebelum ke lapangan, tinggal bagaimana pelaku industri pariwisata mengatur, Perlu ada peraturan Daerah, dan jika bisa, Geopark Raja Ampat ini masuk dalam APBD Kabupaten Raja Ampat, saya akan perjuangkan hal itu, terangnya.
Sementara itu, Guide Pusat Informasi Geologi Geopark Raja Ampat menjelaskan Gedung ini tidak hanya untuk Wisatawan tetapi juga untuk anak sekolah, relawan dan untuk pengetahuan masyarakat umum tentang Raja Ampat, terutama Guide Selam maupun wisatawan harus belajar disini.
Pusat Informasi Geologi Geopark Raja Ampat ini merupakan sarana bagi wisatawan baik lokal maupun mancanegara dan masyarakat Raja Ampat untuk mempelajari tentang Geopark Raja Ampat, dari Gedung ini pengunjung bisa mendapatkan sejarah geologi, proses geologi, tentang alam dan potensi sumber daya alam